Sejarah SMAN 11 Kota Bekasi

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Bekasi adalah SMA Negeri yang terletak di Kavling Auri, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jati Asih, Bekasi. Pada tahun pelajaran 2003/2004 SMA Negeri 11 Bekasi ini menginduk kepada SMA Negeri 6 Bekasi yang terletak di Pondok Mitra Lestari, kecamatan Jati Asih, Bekasi.
Pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2003/2004 dibuka pada bulan Juli 2003. SMA Negeri 6 Bekasi menerima siswa sebanyak 8 kelas ditambah dengan pendaftaran untuk siswa kelas satu untuk persiapan SMA Negeri 11 Bekasi sebanyak 3 kelas. Kepala Sekolah yang menjabat saat persiapan SMA Negeri 11 Bekasi tersebut adalah bapak Drs. Sutoyo Sarimin yang juga sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Bekasi, sekaligus beliau sebagai ketua pembangunan gedung SMA Negeri 11 Bekasi.
Pendirian SMA negeri 11 pada mulanya di bangun untuk menjadi sekolah atlit di Bekasi, tetapi karena permintaan warga masyarakat di wilayah Jati Sari yang masih belum terdapat Sekolah Menengah Atas yang terdekat akhirnya SMA Negeri 11 Bekasi di jadikan sekolah negeri umum.
Setelah penerimaan siswa baru perencanaan pembangunan SMA negeri 11 Bekasi di wilayah Jati Sari mulai terealisasi. Luas lahan SMA Negeri 11 Bekasi lebih kurang 10 hektar yang merupakan lahan fasilitas social (fasos) dan fasilitas umum (fasum) milik Pemerintah Daerah Kota Bekasi. Pembangunan dimulai bulan September 2003 dan selesai pada bulan Desember tahun 2003. Ruangan yang di bangun adalah 7 untuk kelas, 1 untuk ruang guru, 1 untuk ruang Tata Usaha,1 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan dan 2 buah toilet untuk siswa, 1 ruang koperasi dan 1 ruang OSIS. Pada hari Senin tanggal 14 Januari 2004 saat semester kedua di mulai siswa yang tadinya belajar di SMA Negeri 6 Bekasi pindah ke sekolah yang baru dibangun tersebut. Siswa kelas satu yang berjumlah 3 kelas yang di tampung SMA negeri 6 Bekasi selanjutnya belajar ke sekolah baru dengan masuk sekolah pada pagi hari.
Setelah pindah kegiatan belajar ke gedung yang baru kepala sekolah masih di pimpin oleh Bapak Drs. Sutoyo Sarimin di bantu oleh Ibu Dra. Hj. Neni Nur’aini. Karena kesibukan Bapak Sutoyo Sarimin maka pengurusan SMA Negeri 11 Bekasi lebih banyak di serahkan kepada Ibu Dra. Neni Nur’aeni yang saat itu di bantu oleh Bapak Drs. Asep Jamal Nur’arifin selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Drs. Taryono M.M. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Sarana Prasarana serta Bapak Fajar Heryadi T.,S.Pd. yang saat itu menjabat Staff Kesiswaan, serta pengurus Koperasi Warga Satu-Satu yang di pimpin oleh Bapak Rudi Hartono, S.Pd.
Guru-guru penunjang kegiatan belajar mengajar juga banyak yang berasal dari SMA Negeri 6 Bekasi ditambah dengan pelamar baru yang mengajukan untuk menjadi guru honorer di SMA Negeri 11 Bekasi . Jumlah guru saat itu hanya 11 orang guru serta 5 staf tata usaha.
Pada bulan April 2004 terjadi rotasi kepala sekolah di wilayah Bekasi, bapak kepala sekolah SMA Negeri 6 Bekasi yaitu Bapak Drs. Sutoyo Sarimin di rotasikan ke SMA Negeri 1 Bekasi. SMA Negeri 6 Bekasi mendapat pengangkatan kepala sekolah yang baru yang berasal dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di SMA Negeri 8 Bekasi yaitu Bapak Drs. Suskandar. Bapak Drs. Suskandar secara otomatis juga bertanggung jawab terhadap kegiatan di SMA Negeri 11 Bekasi bersama dengan Ibu Dra. Hj. Neni Nur’aeni, Drs. Asep Jamal, Drs. Taryono M.M., Fajar Heryadi T., S.Pd.
Peraturan tentang kedisiplinan sekolah, kegiatan siswa, pembelajaran serta kegiatan yang lain yang muncul untuk meningkatkan kualitas SMA Negeri 11 Bekasi mulai di hidupkan. Ekstrakurikuler terbentuk melalui pengukuhan yang dilaksanakan serentak pada hari Kamis tanggal 3 Juni 2004 di sekolah. Ekstrakurikuler yang di bentuk saat itu adalah Palang Merah Remaja, Paskibra, Pramuka, Pencinta Alam (PASCAL), Rohani Islam (IRMAS).
Pada tahun pelajaran 2003/2004 di bulan Juli 2004 SMA Negeri 11 Bekasi mulai menyelenggarakan sendiri tes penerimaan siswa baru. Penerimaan siswa baru saat itu dilakukan melalui tes di SMA Negeri yang di tuju. Mekanisme kerja masih mengikuti SMA Negeri 6 Bekasi selaku SMA induk dari SMA Negeri 11 Bekasi.
SMA Negeri 11 Bekasi menerima lima kelas yang masing- masing kelas berisikan 40 sampai dengan 41 siswa. Pendaftar belum terlalu banyak hanya 203 orang. Hal ini dikarenakan masih banyak orang tua siswa yang belum mengetahui keberadaan SMA Negeri 11 Bekasi. Kebanyakan orang tua belum mempercayakan anaknya pada sekolah yang baru padahal untuk sarana pembelajaran SMA Negeri 11 Bekasi telah mendapat bantuan dari dinas berupa alat laboratorium fisika dan kimia lengkap.
Pada tanggal 19 Juli sampai dengan 25 Juli 2004 diadakan Masa Orientasi Siswa ( MOS) pertama disekolah dengan kemampuan seadanya dari siswa kelas dua. Kepemimpinan OSIS di pimpin oleh Poltikur Rahman yang di angkat saat masih sekolah di SMA Negeri 6 Bekasi. Mereka berupaya mendidik adik-adiknya menjadi siswa yang tangguh dan mampu bersaing dengan sekolah lainnya yang lebih lama berdiri. MOS dapat berjalan dengan lancar dilanjutkan dengan kegiatan perkemahan Kegiatan Perkemahan Hasil Orientasi (KPHO) dan Pelantikan Pramuka Calon Penegak (PPCP)di Bumi Perkemahan cibubur.
Setelah MOS selesai, SMA Negeri 11 Bekasi mendapat kepala sekolah baru yaitu Bapak Drs. Herry Zulkarnain, M.Pd yang merupakan guru teladan Bekasi yang berasal dari SMA Negeri 5 Bekasi. yang telah resmi atau menempati SMA negeri 11 Bekasi yang di angkat oleh bapak walikota Bekasi yaitu H. Ahmad Zurfaih. Ibu Dra Hj. Neni Nur’aeni juga diangkat menjadi kepala sekolah di SMA Negeri 8 Bekasi.
Pada masa Bapak Drs. Herry Zulkarnain, M.Pd pembangunan, kinerja serta mekanisme kerja yang kurang baik segera di perbaiki agar SMA Negeri 11 Bekasi dapat lebih maju. Langkah awal dari Bapak Drs. Herry Zulkarnain adalah memperkenalkan SMA Negeri 11 Bekasi di wilayah Bekasi sehingga suatu saat akan sejajar dengan SMA lainnya.
Sejak Bulan Agustus 2008, terjadi pergantian Kepala Sekolah, Bapak H. Agus Subrata, S.Pd, yang sebelumnya menjabat sebagai PLH SMAN 12 Bekasi diangkat sebagai Kepala SMAN 11, menggantikan Bapak Drs. Herry Zulkarnain, M.Pd., yang kemudian menjadi Pengawas Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Saat ini SMAN 11 Kota Bekasi dipimpin oleh Ibu Dra. Hj Etty Kusmiaty, yang sejak tanggal 26 Juni 2010 menggantikan Bapak H. Agus Subrata, S.Pd. Sebelumnya Ibu Etty adalah Wakasek di SMAN 3 Kota Bekasi. Pada akhir tahun 2011, SMAN 11 Bekasi dipimpin oleh Ibu Dra. Hj. Sri Mardiati, yang sebelum PLH Kepala Sekolah SMAN 16 Kota Bekasi.
Demikianlah sejarah singkat mengenai SMA Negeri 11 Bekasi, semoga kita semua dapat bahu membahu untuk mewujudkan SMA Negeri 11 Bekasi yang berkualitas serta berwawasan lingkungan.